ULANG TAHUN?? ada banyak cara yang dapat dilakukan. Salah
satunya adalah dengan pesta baik mewah maupun sederhana,
misalnya hanya dengan meniup lilin dan memotong sebuah kue. Namun apakah harus dengan kue??dan beberapa lilin??
Ada sedikit penjelasan mengapa perayaan ulang tahun harus menggunakan kue. Salah
satu cerita mengatakan,
dulu bangsa Yunani menggunakan kue untuk persembahan ke kuil dewi bulan,
Artemis.Mereka menggunakan kue berbentuk bulat yang
merepresentasikan bulan purnama.Cerita lainnya tentang kue ulang tahun yang bermula di
Jerman yang disebut sebagai “Geburtstagorten” adalah salah satu tipe kue ulang tahun
yang biasa digunakan saat ulang tahun. Kue ini adalah kue dengan beberapa layer yang
rasanya lebih manis dari kue berbahan roti. Orang Yunani yang
mempersembahkan kue mereka ke dewi Artemis juga meletakan lilin-lilin di
atasnya karena membuat kue tersebut terlihat terang menyala sepeti bulan (gibbons,
1986).Orang Jerman terkenal sebagai orang yang
ahli membuat lilin dan juga mulai membuat lilin-lilin kecil untuk kue mereka. Beberapa
orang mengatakan bahwa lilin diletakan dengan alasan keagamaan/religi. Beberapa orang
jerman meletakan lilin besar di tengah-tengah kue mereka untuk menandakan
“TerangnyaKehidupan” (Corwin,1986). Yang
lainnya percaya bahwa asap dari lilin tersebut akan membawa pengharapan mereka ke surga.
(sumber : Wikipedia)
Banyak orang yang percaya bahwa dengan meniup lilin,
harapan-harapannya akan tercapai. Namun
kenyataan sekarang sangatlah berlawanan.Kebanyakan dari mereka yang merayakan ulang tahun hanya untuk berhura-hura. Alangkah lebih baik bila ulang tahun dirayakan bersamakeluarga walaupun tanpa kue maupun lilin karena itu hanyalah sebuah symbol dari pada merayakan dengan sebuah pesta tanpa ada sebuah harapan yang pasti dalam hidup atau bisa dikatakan hanya untuk berhura-hura semata.
kenyataan sekarang sangatlah berlawanan.Kebanyakan dari mereka yang merayakan ulang tahun hanya untuk berhura-hura. Alangkah lebih baik bila ulang tahun dirayakan bersamakeluarga walaupun tanpa kue maupun lilin karena itu hanyalah sebuah symbol dari pada merayakan dengan sebuah pesta tanpa ada sebuah harapan yang pasti dalam hidup atau bisa dikatakan hanya untuk berhura-hura semata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar